"BERBAGI ALA "PREMAN SUPER"
penulis artikel: Dahlia Irawati
sumber: koran kompas kamis,6 November 2014
Peny Budi Astuti (45), ibu rumah tanga asal PlaosanTimur Gang Lori, Kota Malang, Jawa Timur. Ia bukanlah seorang miliarder yang dengan mudah merogoh kocek untuk memodali orangdi sekitarnya untuk berdaya dan mandiri. Peny adalah ibu rumah tangga,pekerjaan rumahan,yang dengan ilmu dan pengalammnya kini mengkoordinasi 300-an perempuan rumah tangga dan pekerjaan informaluntuk berdaya dan mandiri. Sekitar 50 % dari perempuan tersebut berasal darinkeluarga pesejahtera.Peny bersama yang laiinnya tergabung dalam komunitas "Preman Super"byaitu Perempuan Mandiri Sumber Perubahan". kelompok ini secara rutin meberikan pelatihan kepada anggotanya minimal sebulan sekali diantaranya menjahit,membatik,membuat sulam pita dan membuat sandal. Komunitas ini dibagi dalam kelompok. Perkelompok berisi 5-10 orang.
DIHINGGAPI SEPI
Kiprah Peny dalam komunitas ini tidak terbayangkan sebelumnya. Sejak berhenti kerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan di kota malang, peny harus mebiasakan diri tanpa aktivitas lain selain sebagai ibu rumah tangga. Pada 2007 peny mulai belajar mebuat kerajina tangan dari bahan manik-manik. Tidak lama peny membuka kursus gratis membuat manik-manik. Dari aktivitas ini yang membuat peny mengenal Himpunan Wanita Pekerja Rumahan Indonesia (HWPRI) ia diajak untuk mengurus pameran. sejak saat itu peny mulai aktif dalam kegiatan HWPRI.
Februari 2010, Peny memiliki kelompok dampingan keluarga pemulung di Dinoyo, Kota Malang. Setiap hari Peny datang je Dinoyo untuk masuk dan mengenal perempuan-perempuan pemulung. Butuh waktu lama bagi Peny untuk bisa berkomunikasi dengan mereka. Sejak bisa berkomunikasi dengan mereka, Peny menawarkan kepada para perempuan pemulung terseut cara menambah pemasukan keluarga dalam organisasi. Disini Peny mengajarkan cara mebuat bumbu masakan non-MSG. Taun 2013, kelompok pemulung Dinoyo mulai mampu menjual produk bumbu masak non-MSG dari bahan rumput sawi.
"Kami berusaha bersama-sama untuk mengubah nasih dan jadi mandiri" "Apapun yang kita miliki,termasuk ilmu dan pengalaman,tidak akan hilang meski dibagi dengan banyak orang. Justru akan nertambah. Makannya, kami saling berbagi ilmu dan pengalaman melalui Preman Super ini,"ujar peny
Tidak ada komentar:
Posting Komentar