Pages

Kamis, 11 Juni 2015

HUMAN SOCIAL PROBLEMS

HUMAN SOCIAL PROBLEMS

What is Deviance?

Deviance adalah perilaku yang melanggar standar atau harapan dari suatu kelompok atau masyarakat. Sebagai contoh, datang terlambat ke kampus, alcoholic, ataupun menggunakan jeans ke acara pernikahan. Deviance melibatkan pelanggaran norma bai norma yang tercantum dalam hukum maupun tidak
Gambar: Datang terlambat merupakan contoh dari penyimpangan Source: https://nickibrewster.files.wordpress.com/2014/06/latestudent.gif

Deviance and Social Stigma

Stigma merupakan labels yang digunakan masyarakat untuk menjelaskan devalue anggota dari sebuah kelompok.

Deviance and Technology

Inovasi teknologi, seperti pager dan hp dapat mendefinisikan kembali interaksi sosial dan strandar perilaku berdasarkan mereka.

Social Control

Merupakan teknik atau strategi untuk mencegah perilaku menyimpang manusia dalam masyarakat. Dalam keluarga kita dibiasakan untuk selalu taat dengan orang tua. Teman sebaya memperkenalkan norma informal, seperti dresscode.
Gambar: Hormat kepada prang merupakan salah satu contoh agar penyimpangan tidak terjadi Source: http://pad3.whstatic.com/images/thumb/3/35/Respect-Parents-Step-12.jpg/670px-Respect-Parents-Step-12.jpg
Kebanyakan dari kita menerima dan menghargai dasar norma sosial dan mengasumsikan orang lain akan melakukan hal yang sama. Tanpa berfikir kita patuh kepada instruksi dari petugas polisi, mematuhi peraturan yang ada di kehidupan sehari-hari.

Conformity and Obedience

Conformity : Pergi bersama dengan rekan-rekan yang tidak memiliki hak khusus untuk mengarahkan perilaku. Obedience: Kepatuhan dengan otoritas yang lebih tinggi dalam struktur hirarkis.

Informal and Formal Social Control

Orang-orang menggunakan informal social control untuk menegakkan norma. Seperti, tertawa, tersrenyum, ataupun menaikkan alis mata. Di beberapa budaya memukul anak merupakan salah satu dari informal social control.
Gambar: Memukul anak ketika melakukan kesalahan merupakan contoh kontrol informal sosial Source: https://haitianparents.files.wordpress.com/2013/12/spanking-a-child.jpg
Formal social control dilakukan benar-benar oleh agen sosial seperti polisi, petugas militer dan manager sebuah bioskop. 

Law and Society

Beberapa norma sangat penting bagi masyarakat karna mereka disahkan dalam undang-undang yaitu, Hukum dan Teori Kontrol.

Sociological Perspective on Deviance

Functionalist Perspective 

Durkheim's Legacy

Menurut Durkheim Hukuman yang ditetapkan dalam budaya ( baik formal maupun informal dari mekanisme kontrol sosial ) membantu untuk menentukan perilaku yang dapat diterima dan dengan demikian memberikan kontribusi pada stabilitas .

Merton's Theory about Deviance

Bagaimana orang beradaptasi dengan cara tertentu dan sesuai atau menyimpang dari harapan budaya.
Sourci: http://static.newworldencyclopedia.org/thumb/c/ca/Mertons_social_strain_theory.jpg/250px-Mertons_social_strain_theory.jpg

Interactionist Perspective 

Cultural Transmission Theory

Bagaimana manusia berpeilaku dalama situasi soial yang baik maupun yang buruk. 

Labeling and Agents of social control

Orang-orang diidentifikasikan sebagai tersangka kriminal atas dasar kesamaan ras.

Conflict Perspective

Mereka, orang yang memegang kekuasaan akan melindungi kepentingan diri sendiri dan mampu mengatur penyimpangan sesuai dengan apa yang mereka inginkan.

Feminist Perspective

Adler dan Chesney-Lind mengatakan bahwa pendekatan yang digunakan untuk penyimpangan dan kejahatan dikembangan oleh pria didalam pikiran mereka. Masyarakat cenderung memperlakukan perempuan dalam mode stereotip.

Crime

Kriminalitas merupakan pelanggaran hukum pidana dimana pemerintah yang berotoritas menerapkan hukuman secara resmi.

Types of Crime

Victimless Crime

Merupakan kejahatan yang tanpa menimbulkan adanya korban jiwa. Sebagai contoh pertukaran barang dan jasa secara ilegal.

Professional Crime

Pekerjaan yang dibuat oleh banyak orang secara ilegal. 

Orginized Crime

Kelompok yang mengatur hubungan antara perusahaan criminal yang terlibat dalam kegiatan illegal. Didominasi oleh kegiatan ilegal. 

Hate Crime

Pelaku terdorong untuk memilih korban berdasarkan ras , etnis , agama , atau beberapa karakteristik pribadi , kebencian dan memicu pelaku untuk melakukan kejahatan

Transnational Crime

Kriminalitas yang terjadi melampaui beberapa negara.

Types of Transnational Crime

Source: Compiled and updated by the author based on Mueller 2001 and United Nations Office on Drugs and Crime 2005.

National Crime Rates and Percentage Change

Source: Department of Justice 2009: Tables 1, 1a.

Global Inequality

The global divide

Ketimpangan merupakan penentu signifikan perilaku manusia. Pembagian kekayaan global muncul akibat dari revolusi industry dan meningkatnya produktivitas pertanian.

Stratification in the world system

Stratifikasi di seluruh dunia terjadi sangat kontras antara negara-negara industri dan berkembang.

Legacy of colonialism

Colonialism

Kekuatan asing mempertahankan dominasi politik, sosial, ekonomi, dan budaya dalam jangka waktu tertentu.

Neocolonialism

Ketergantungan kepada negara yang lebih maju untuk mengatur yang dilakukan oleh mantan koloni.

Globalization

Integrasi dari seluruh dunia mengenai kebijakan pemerintah, budaya, gerakan sosial, dan pasar keuangan melalui perdagangan dan pertukaran ide.

Modernization

Proses bergerak negara perifer yang bergerak dari lembaga tradisional untuk karakteristik orang-orang dari masyarakat yang lebih maju. Menurut teori modernisasi, Fungsionalis melihat bahwa modernisasi dan pembangunan secara bertahap akan meningkatkan kehidupan orang-orang di negara berkembang.
Gambar: Poverty Worldwide

Sources: Chronic Poverty Research Centre 2009.

Sociological Perspectives on Global Inequality



Richard T.S. (2013). Sociology: A Brief Introduction, 10th ed. Ny: The McGraw Hill.
diintisarikan dari power point binus maya pertemuan 28,29, dan 30 dan dari kelompok 
Diunduh pada tanggal 11 juni 2015

Collective Behavior and Social Movements

Collective Behavior and Social Movements

1. Perilaku kolektif  
 
Adalah Perilaku yang relatif spontan dan tidak terstruktur dari sekelompok orang yang bereaksi terhadap pengaruh umum dalam situasi yang ambigu. Sosiolog menentukan perilaku kolektif sebagai perilaku yang relatif spontan dan sementara yang melibatkan sejumlah besar orang terlibat dalam kegiatan yang melanggar norma-norma konvensional.
 
1.1 Perspektif Assembling
Mempelajari bagaimana dan mengapa orang nerpindah dari satu tempat ke tempat biasanya. 
Perspektif Assembling sendiri terbagi atas 2 yaitu:
  • Periodic Assemblies : biasanya lebih ke perkumpulan yang rutin seperti grup tempat kerja, kelas di perkuliahan dan event olahraga. 
  • Nonperiodic Assemblies: ini seperti demonstrasi, parade, dsb.
 
2. Pergerakan sosial  


Gerakan sosial merupakan menyelenggarakan kegiatan kolektif untuk membawa atau menolak perubahan dalam kelompok atau masyarakat.
·      
 
        Gerakan sosial memiliki dampak yang dramatis pada perjalanan sejarah dan evolusi dari struktur sosial
·      Fungsionalis: berkontribusi pada pembentukan opini publik
·      Semakin meningkat dalam dimensi internasional.
     
     Gerakan sosial ditujukan untuk kebaikan sosial. 
     
  •      Resource Mobilization    
Gerakan sosial yang memanfaatkan sumber daya sebagai penghasilan, akses ke media dan pekerjaan.
 
  •        Gerakan- gerakan sosial baru 
Dimana kegiatan yang dilakukan bertujuan untuk mempromosikan otonomi, self-determination, dan peningkatan kualitas hidup. 
 
       Diintisarikan dari binusmaya pertemuan ke 13 
       Diunduh tanggal 11 juni 2015 
 
 
 

 

Collonialism and Development, Cultural Exchange and Survival

Collonialism and Development, Cultural Exchange and Survival

Pada bab ini akan dibahas mengenai sejarah dan efeknya dalam colonialism. Dan pada bab ini juga membahas perkembangan dan industrialisasi dan Negara-negara.

Gambar 1 Kolonialisme

 

      1. Colonialism 

      imperialism 

      Imperialisme mengacu pada kebijakan dari memperluas aturan dari bangsa atau kerajaan atas negara-negara asing dan mengambil dan memegang koloni luar negeri. 

1.1 Kolonialisme 

Kolonialisme ini mengacu pada politik , sosial , ekonomi , dominasi dan budaya suatu wilayah dan rakyatnya dengan kekuatan asing untuk perpanjangan jangka waktu.

2. Development 

Filosofi dari pembangunan sendiri adalah pembenaran ideologis untuk campur tangan dalam kehidupan penduduknya. Dalam hal ini terdapat beberapa cara hidup yang unggul salah satunya rencana pembangunan ekonomi industrialisasi, modernisasi yang akan tanpa disadari dapat membawa manfaat jangka panjang untuk penduduk asli.

Gambar 2 Development

 

3. Cultural Exchange dan Kelangsungan hidup

Pada bab ini membahas hasil dari kontak antara pengaruh budaya yang tidak merata. Itu berfokus bagaimana budaya dapat mencoba untuk menjadi dominan atau bahkan yang lain dapat menguranginya. 

  • Cultural Imperialism    
 Penjajahan budaya mengacu pada penyebaran satu budaya dengan mengorbankan orang lain biasanya karena dari diferensial ekonomi atau pengaruh politik. 

 

Diintisarikan dari binusmaya pertemuan keduabelas

Diunduh tanggal 11 juni 2015

Sumber gambar: google  

HUMAN LIFE DOMAINS 2

HUMAN LIFE DOMAINS 2

Functionalist Perspective 

Seperti institusi lainnya, pendidikan bersifat nyata dan memiliki fungsi yang laten (tersembunyi). Fungsi nyata pendidikan adalah transmisi pengetahuan, fungsi penting lainnya adalah penganugerahan status. Fungsi tersembunyi dari pendidikan adalah transmisi budaya, promosi sosial, dan integrasi politik.
Gambar: Sekolah merupakan contoh dari lembaga pendidikan Source: http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/8/82/2009-0617-Ontonagon-school.jpg

Transmitting Culture

Sekolah membuat anak muda yakin mengenai keyakinananya, normda dan nilai dari budaya. Dalam masyarakat, kita belajar mengenai menghargai untuk kontrol sosial dan penghormatan untuk institusi yang didirikan, seperti agama dan keluarga. 

Promoting Social and Political Integration

Identitas dan sosial integrasi yang dibina oleh kontribusi pendudukan untuk stabilitas dan konsensus.

Maintaining Social Culture

Sekolah mengajarkan ketepatan disiplin, penjadwalan, dan kebiasaan untuk bertanggungjawab serta bagaimana bernegosiasi untuk birokrasi sebuah organisasi.

Serving as Agent of Change

Sekolah merupakan wadah dimana orang-orang bertemu berbagi kepercayaan dan tradisi yang berbeda.
Gambar: Melalu interaksi sosial di sekolah individu berbagi kepercayaan informasi, dan tradisi yang berbeda Source: http://study.com/cimages/multimages/16/social-students.jpg

Conflict Perspective

Teori konflik menunjukkan kesenjangan yang ada dalam pendidikan terjadi dalam ras yang berbeda dan etnik group. Teori konflik setuju sistem pendidikan mensosialisasikan siswa kedalam nilai yang didikte secara kuat, sekolah menahan individualism, dan kreativitas atas nama menjaga ketertinban dan tingkat perubahan mereka mempromosikan relatif tidak signifikan.

The Hidden Curriculum

Standar perilaku yang dianggap tepat oleh masyarakat secara halus yang diajarkan di sekolah. 

Credentialism

Peningkatan pendidikan dari tingkat terendah yang diperlukan untuk masuk ke lapangan.

Bestowal of Status

Ahli sosiologi  setuju mengenai pemberian status. Dilihat dari pendekatan fungsional, pemberian status tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri tapi bagi orang lain juga. 

Health

“State of complete physical, mental, and social well-being, and not merely the absence of disease and infirmity” (Leavell and Clark 1965:14)

Functionalist Approach

"Sakit" pada manusia sebaiknya harus dikontrol agar tidak terlalu banyak orang-orang yang dibebaskan dari tanggung jawab sosial yang mereka miliki. 
  • Sick Role: Merupakan harapan masyarakat terhadap perilaku seseorang yang dipandang sebagai orang yang "sakit". Dalam hal ini, dokter berfungsi sebagai  "gatekeeper" bagi Sickrole yang telah dijelaskan.

Conflict Approach

The Medicalization of Society

Berkembangnya peranan Obat sebagai institusi utama dalam kontrol sosial. Bagaimana obat menjadi sebagai kontrol sosial? 
  1. Obat telah tersebar luas sebagai domain keahlian beberapa tahun terakhir.
  2. Berfungsi sebagai agent kontrol sosial dengan mempertahankan yuridiksi mutlak atas banyak prosedur layanan kesehatan
Gambar: Obat
Source: http://leovaradkar.ie/wp-content/uploads/2014/11/medicines.jpg

Interactionist Approach

  1. Mempelajari peran yang dimainkan para profesional dalam bidang kesehatan, dan pasien.
  2. Menegaskan pasien bahwa pasien mungkin memberi peran aktif dalam kesehatan, baik positif ataupun negatif.

Labelling Approach

Teori labeling membantu kita untuk memahami mengapa ada orang-orang tertentu yang dipandang sebagai deviants, "anak nakal" atau sebagaiseorang kriminal, sedangkan orang lain berbeda meski perilakunya sama. 
Source: power point binusmaya

Sociological Perspectives on the Environment 

Human Ecology

Merupakan ilmu yang mempelajari Interralationships antara orang dan lingkungannya. 

Conflict Perspective on the Environment 

  • Ecological modernization: Alignment of environmentally favorable practices with economic self-interest through constant adaptation and restructuring
  • Environmental justice: Pernyataan bahwa kelompok minoritas hukum rasial yang tidak proporsional mengalami bahaya lingkunga

Environtmental Justice

Merupakan strategi legal yang berdasarkan pengakuan kaum ras minoritasmerupakan subjek yang ttuk masalah lingkungan tidak proposional.
Richard T.S. (2013). Sociology: A Brief Introduction, 10th ed. Ny: The McGraw Hill.
diintisarikan dari power point binusmaya pertemuan 11-12
diintisarikan dari kelompok 
diunduh tanggal 11 juni 2015

HUMAN LIFE DOMAINS 1

Human Life Domains 1

Economic Systems

Sistem ekonomi merupakan lembaga sosial yang memproduksi, mendistribusikan, dan menkonsumsi barang dan jasa. Lembaga sosial yang dimaksudkan seperti keluarga, agama, dan pemerintah. Terdapat dua jenis dasar dalam sistem ekonomi pada masyarakat industri kotemporer, yaitu kapitalisme dan sosialisme. 
Sistem ekonomi kapitalis merupakan sistem ekonomi dimana produksi dipegang oleh pribadi individu (privat), sedangkan sistem ekonomi sosilisme adalah sitem ekonomi dimana produksi dan distribusi dimiliki oleh masyaakat bukan milik swasta. 
  • The Informal Economy

The informal economy adalah ketika transfer uang, barang, dan jasa dilakukan namnun tidak dialporkan ke pemerintah.

Politics

“Who gets what, when, and how" (Harold Lasswell, 1936).
  • Power

Kemampuan untuk melaksanakan sesuatu atas orang lain. Ada tiga sumber dasar dalam sistem politik,yaitu:
  1. Force: mengancam untuk menerpakan sesuatu hal kepada orang lain.
  2. Influence: mengacu pada pelaksanaan kekuasaan melalui sebuah proses persuasi.
  3. Authority: lembaga kekuasaan yang diakui pelaksanaannya selama ini oleh oran-orang.
  • Types of Authority

  1. Traditional Authority: Kekuasaan yang sah dilimpahkan oleh adat dan diterima praktek.
  2. Rational-Legal Authority: Kekuasaan yang ada dibuat oleh hukum yang tersedia.
  3. Charismatic Authority: Kekuasaan yang berasal dari dalam pemimpin itu sendiri atau daya tarik dirinya dari pengikutnya.
  • Types of Goverenment

  • Monarchy: Pemerintahan dikepalai oleh seorang anggota keluarga kerajaan, seperti raja, ratu, ataupun dari garis keturunan lainannya.
Gambar: Ratu Inggris
Source: http://www.garyjwolff.com/images/england-a-constitutional-monarchy-21685983.jpg
  • Dictatorship: Pemerintah dipimpin oleh seseorang yang memegang kekuatan penuh dalam membaut dan menegakkan hukum.
  • Gambar: Hitler
    Source: http://blog.findmypast.co.uk/wp-content/uploads/sites/3/2014/02/hitler1.jpg
    Totalitarianism: Kendali dan pengawasan atas semua aspek dari sebuah masyarakat melibatkan pemerintah.
  • Democracy: Pemerintahan oleh rakyat.
Richard T.S. (2013). Sociology: A Brief Introduction, 10th ed. Ny: The McGraw Hill.

diintisarikan dari kelompok dan binusmaya pertemuan keenam 
diunduh tanggal 11 juni 2015 

Globalisasi, teknologi, Media Massa, dan Perubahan Sosial

1. Perubahan Sosial 

Berdasarkan  evolutionary theory sebuah pandangan masyarakat yang mengacu ke arah yang pasti, umumnya mengarah ke berkembang ke Negara yang lebih tinggi. 

1.1 Comte 
Menurut Comte masyarakat bergerak maju dalam pemikirannya dari mitologi ke metode ilmiah. 

1.2 Durkheim 
Durkheim memandang  masyarakat berkembang dari yang sederhana untuk membentuk organisasi sosial yang lebih kompleks. 

Berdasarkan keterangan diatas masih ada beberapa teori lagi mengenai perubahan sosial. Diantaranya Teori Fungsionalis, Konflik teori. 

2. Teknologi 

Merupakan informasi bagi kita bagaimana cara menggunakan sumber daya material dilingkungan kita untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia sendiri. Namun kita sendiri juga harus pandai-pandai dalam menggunakan teknologi. Karena banyak sekarang orang-orang menggunakan teknologi tidak bertanggung jawab atau bahkan melanggar peraturan yang ada. 

Teknologi yang masih sering digunakan oleh manusia adalah komputer. Tekonologi komputer memberikan pengaruh besar dalam kehidupan kita .

Gambar 1.1 Komputer
 3. Media Massa 
Media merupakan suatu hal yang dapat mensosialisasikan kita menegnai apapun, dan memberikan kita informasi mengenai lingkungan sekitar. 
Namun media massa sendiri memiliki perundang-undangannya sendiri agar dapat meminimalisir konflik yang terjadi yaitu sensor.
Media massa sendiri contohnya yaitu seperti koran, internet dsb.

Gambar 2 Media Massa
4. Globalisasi
Suat proses yang menempatkan masyarakat dunia bisa menjangkau satu dengan yang lain atau saling berhubungan dalam semua aspek kehidupan mereka baik dalam sosial budaya, ekonomi, politik ,teknologi maupun lingkungan. 


referensi: binusmaya pertemuan ke 11
                
https://books.google.co.id/books?id=3YBV8iOuQ-sC&pg=PT55&dq=pengertian+globalisasi&hl=en&sa=X&ved=0CBwQ6wEwAGoVChMIrsLRic-HxgIVhRmmCh2gkADB#v=onepage&q=pengertian%20globalisasi&f=false

sumber gambar: google
diunduh tanggal 11 juni 2015

Jumat, 05 Juni 2015

pertemuan 4 - 4 juni 2015

HARI KEEMPAT 

Nama                :R.Tannya Atika Putri
Kelas                 : LB66
NIM                  : 1801434273
Mata Kuliah      : Character Building - Kewarganegaraan
Nama Dosen     : Drs. Ade Fadli Fachrul
Kode Dosen      : D1987
 
 
haiiii......
 
Pada hari terakhir yaitu hari keempat ini kita tetap mengajar seperti biasa. 
Tetapi pada hari terakhir ini kita ada sedikit berbeda yaitu kita sedikit memberikan mereka bingkisan snack kecil hanya untuk sebagai tanda agar mereka merasa senang diajarkan oleh kami. Memang sih yang kita berikan tidak seberapa tapi yang penting mereka terlihat senang mendapatkannya.
 
gambar 1. foto hari keempat

gambar 2. foto saat menagajar



gambar 3 foto saat mengajar

gambar 4. snack yang akan kita bagikan

gambar 5. mengajar
 
 
 

Template by BloggerCandy.com