Pages

Kamis, 11 Juni 2015

HUMAN LIFE DOMAINS 2

HUMAN LIFE DOMAINS 2

Functionalist Perspective 

Seperti institusi lainnya, pendidikan bersifat nyata dan memiliki fungsi yang laten (tersembunyi). Fungsi nyata pendidikan adalah transmisi pengetahuan, fungsi penting lainnya adalah penganugerahan status. Fungsi tersembunyi dari pendidikan adalah transmisi budaya, promosi sosial, dan integrasi politik.
Gambar: Sekolah merupakan contoh dari lembaga pendidikan Source: http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/8/82/2009-0617-Ontonagon-school.jpg

Transmitting Culture

Sekolah membuat anak muda yakin mengenai keyakinananya, normda dan nilai dari budaya. Dalam masyarakat, kita belajar mengenai menghargai untuk kontrol sosial dan penghormatan untuk institusi yang didirikan, seperti agama dan keluarga. 

Promoting Social and Political Integration

Identitas dan sosial integrasi yang dibina oleh kontribusi pendudukan untuk stabilitas dan konsensus.

Maintaining Social Culture

Sekolah mengajarkan ketepatan disiplin, penjadwalan, dan kebiasaan untuk bertanggungjawab serta bagaimana bernegosiasi untuk birokrasi sebuah organisasi.

Serving as Agent of Change

Sekolah merupakan wadah dimana orang-orang bertemu berbagi kepercayaan dan tradisi yang berbeda.
Gambar: Melalu interaksi sosial di sekolah individu berbagi kepercayaan informasi, dan tradisi yang berbeda Source: http://study.com/cimages/multimages/16/social-students.jpg

Conflict Perspective

Teori konflik menunjukkan kesenjangan yang ada dalam pendidikan terjadi dalam ras yang berbeda dan etnik group. Teori konflik setuju sistem pendidikan mensosialisasikan siswa kedalam nilai yang didikte secara kuat, sekolah menahan individualism, dan kreativitas atas nama menjaga ketertinban dan tingkat perubahan mereka mempromosikan relatif tidak signifikan.

The Hidden Curriculum

Standar perilaku yang dianggap tepat oleh masyarakat secara halus yang diajarkan di sekolah. 

Credentialism

Peningkatan pendidikan dari tingkat terendah yang diperlukan untuk masuk ke lapangan.

Bestowal of Status

Ahli sosiologi  setuju mengenai pemberian status. Dilihat dari pendekatan fungsional, pemberian status tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri tapi bagi orang lain juga. 

Health

“State of complete physical, mental, and social well-being, and not merely the absence of disease and infirmity” (Leavell and Clark 1965:14)

Functionalist Approach

"Sakit" pada manusia sebaiknya harus dikontrol agar tidak terlalu banyak orang-orang yang dibebaskan dari tanggung jawab sosial yang mereka miliki. 
  • Sick Role: Merupakan harapan masyarakat terhadap perilaku seseorang yang dipandang sebagai orang yang "sakit". Dalam hal ini, dokter berfungsi sebagai  "gatekeeper" bagi Sickrole yang telah dijelaskan.

Conflict Approach

The Medicalization of Society

Berkembangnya peranan Obat sebagai institusi utama dalam kontrol sosial. Bagaimana obat menjadi sebagai kontrol sosial? 
  1. Obat telah tersebar luas sebagai domain keahlian beberapa tahun terakhir.
  2. Berfungsi sebagai agent kontrol sosial dengan mempertahankan yuridiksi mutlak atas banyak prosedur layanan kesehatan
Gambar: Obat
Source: http://leovaradkar.ie/wp-content/uploads/2014/11/medicines.jpg

Interactionist Approach

  1. Mempelajari peran yang dimainkan para profesional dalam bidang kesehatan, dan pasien.
  2. Menegaskan pasien bahwa pasien mungkin memberi peran aktif dalam kesehatan, baik positif ataupun negatif.

Labelling Approach

Teori labeling membantu kita untuk memahami mengapa ada orang-orang tertentu yang dipandang sebagai deviants, "anak nakal" atau sebagaiseorang kriminal, sedangkan orang lain berbeda meski perilakunya sama. 
Source: power point binusmaya

Sociological Perspectives on the Environment 

Human Ecology

Merupakan ilmu yang mempelajari Interralationships antara orang dan lingkungannya. 

Conflict Perspective on the Environment 

  • Ecological modernization: Alignment of environmentally favorable practices with economic self-interest through constant adaptation and restructuring
  • Environmental justice: Pernyataan bahwa kelompok minoritas hukum rasial yang tidak proporsional mengalami bahaya lingkunga

Environtmental Justice

Merupakan strategi legal yang berdasarkan pengakuan kaum ras minoritasmerupakan subjek yang ttuk masalah lingkungan tidak proposional.
Richard T.S. (2013). Sociology: A Brief Introduction, 10th ed. Ny: The McGraw Hill.
diintisarikan dari power point binusmaya pertemuan 11-12
diintisarikan dari kelompok 
diunduh tanggal 11 juni 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Template by BloggerCandy.com