BEBRBAGI MIMPI MELALUI FILM
Kompas, Kamis, 11 Desember 2014
Oleh Gregorius Magnus Finesso
Aris memiliki keinginan mengajak anak-anak di kampungnya, Tanjungmuli untuk bersekolah. Aris yang berlatar belakang sebagai pembuat film dokumenter acara pernikahan ingin membuat anak-anak mau bersekolah dan sang istri mendorong untuk sang suami dapat membuat perubahan anak- anak di kampungnya. Semua ini Aris lakukan karena Aris terkejut hampir 70 persen anak-anak setelah lulus SD tidak melanjutkan ke SMP Anak-anak tersebut banyak yang membantu orang tua mereka bahkan anak-ana wanitanya ada yang menikah diusia muda. Menghadapi tantangan berat ini Aris yang merupakan lulusan Fakultas Seni Rupa Murni Institut Seni Indonesia ( ISI ) Yogyakarta, mencoba untuk menjadi guru, didukung oleh sang istri yang merupakan seorang guru dan ayahnya pensiunan guru.
Aris menjadi guru seni budaya, dan aris mengajar di SMPN 4 yang menyatu dengan SD Negri 2 atau yang lebih dikenal dengan Satu Atap. Hal tersebut tidak menyurutkan semangat Aris ia mengajak murid-muridnya untuk mengikuti ekskul membuat film pendek. Dan hal ini dapat menarik minat murid-muridnya dan betul saja yang mendaftar terdapat 60 orang namun Aris melakukan seleksi ketat yaitu hanya tersisa 15 siswa saja karena harus berpestasi untuk mengikuti ekskul tersebut.
Usaha Aris pun tak siasia, prestasi pun di raih dengan tenaga dan semangat bersama-sama pada tahun 2009 anak muridnya dapat membuat film pendek dengan judul Baju buat Kakek dan Sang Patriot. Aris menekankan dengan tema sehari-hari dan film pendek ini menyabet penghargaan Film Terbaik di ajang Festival Film Anak ( FFA ) dan menjadi juara ke III pada Film Festival Remaja ( FFR ). Dan pada tahun 2014 menyabet anugerah Ki Hajar Award dari Mentri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan .
Aris juga mendorong semangat murid-muridnya untuk melanjutkan ke jenjang SMA dengan cara setiap memenangkan hadiah mereka menabung untuk masuk ke SMA dengan begitu mereka mendapatkan kebahagiaan yang mereka telah lakukan dan bermanfaat untuk ke masa selanjutnya.
Source : Kompas, Kamis, 11 Desember 2014
R.Tannya Atika. P
Tidak ada komentar:
Posting Komentar